Our Holiday -Make the Plan-

 

Genre : Friendship

Length : Twoshot ( Make the Plan  | Our Holiday )

Cast :s

  • Shin Michan
  • Kim Jae Rim
  • Daesung Bigbang

Cameo (pinjem nama) :

  • TOP BigBang
  • Seungri BigBang
  • Shin Yong Joo

 

 

++++

“Hey, I just met you and this is crazy ~~ But here’s my number, so call me maybe”

“Hey, I just met you and this is crazy ~~ But here’s my number, so call me maybe”

 

Suara dering ponsel tidak ada hentinya mengusik tidur nyenyak ku ini , segera kuraih ponsel yang letaknya tidak jauh dari tempat tidurku . Mata ku pun terpaku pada sebuah nama , ‘Kim Jae Rim’ . Oh.. serius saja , mau apa dia menelponku di pagi rabu indah ini ? Argh Kim Jae Rim !

 

“Hey, I just~”

(Klik)

“Apa ?!” sentak ku langsung. Aku tidak ingin berbasa-basi pagi ini , karena setelah mendengar yang ingin dia bicarakan aku akan segera tidur lagi.

“Calm down sist.. Mianhae karena membangunkan tidur mu , beruang panda..

So , kalau kau sudah tahu begitu , untuk apa menelponku !!” Ku jamin dia pasti sedang menjauhkan ponselnya dari telinga.

“Aish ! Jangan buat pendengaran ku menghilang seperti Kyu oppa mu , pelan-pelan saja kalau berbicara Michan-ah..”

“Rasakan , siapa suruh membangunkan ku ? Ini hari libur , Kim Jae Rim ! Kapan lagi aku punya kesempatan untuk tidur setelah satu malam penuh aku begadang ?”

“Yang menyuruh mu untuk begadang juga siapa , Michan pabo ?”

“Tidak ada yang menyuruh ku , tapi.. TOP oppa yang membuatku jadi begadang..”

“Hari ini kau mau berkelahi , tidak ?”

“Haha.. iya..iya.. aku cuma bercanda. Semalam aku habis menonton dvd yang kusewa , jadi aku baru tidur jam empat pagi dan kau malah menelponku sepagi ini. Tidurku kan masih belum puas , aku malah belum sempat memimpikan Dae oppa..”

Aku mendengar Jae Rim mulai mendecak , “Ish , ini sudah jam sebelas siang bukan pagi lagi ! Apa karena Daesung oppa belum kembali dari Jepang , kau terus ingin memimpikan nya ?”

“Tentu saja ! Dia kan paca..eh..”

“Maksud mu pacarmu kan ? Cih , jangan terlalu banyak bermimpi Shin Michan !”

Mendengar ucapan Jae Rim barusan membuat hatiku sedikit mencelos , padahal aku kan memang pacar Daesung oppa yang asli tapi.. dia malah mengira aku sedang berfangirling. “Ne , tapi tetap saja dia itu punyaku..”

“Terserah kau sajalah , oh ya.. kau mau ikut denganku ?”

“Kemana ?”

“Masa kau tidak tau ? Hari ini BIGBANG pulang ! Ayo temani aku jemput mereka di Gimpo , Michan-yaa !”

Sekarang aku tahu kenapa Jae Rim menelponku , dia ingin aku ikut dengan nya untuk melihat BIGBANG. Hhh.. aku malas sekali.. aku ingin dirumah saja melanjutkan tidurku sampai sore.

“Hey , Shin Michan !”

“Ne ?”

“Gimana ? Mau kan ?”

Ku hembus kan sedikit nafasku , “Tidak , kau sajalah yang menjemput mereka . Aku ingin tidur lagi , bye Jae Rim .. salam untuk TOP oppa ya~~” godaku sebelum menghentikan percakapan kami.

(Klik)

Selesai mematikan panggilan , aku pun menyusun posisi empuk bantalku lagi dan kembali melanjutkan mimpi indahku.

_____

17.00. KST

Tok Tok Tok

Tok Tok Tok

Hhooaaam…siapa lagi sih yang bertamu siang-siang begini ? Tidak tahu kalau aku benar-benar tidak ingin diganggu ?

Langkah gontai ku mulai mendekati pintu depan rumah. Kubuka kunci pintu itu lalu memutar knop nya. Penglihatan ku masih sangat samar-samar , aku belum bisa melihat dengan jelas siapa yang datang kerumah ku siang hari seperti ini. Dia sepertinya seorang gadis , sangat bergaya k-pop style dengan sneakers pink dipadu legging motif tabrak , lalu oversized hoodie bertelinga kucing , dia juga memakai sebuah round big eyeglasses untuk menutupi matanya yang sangat sipit .

“Oh , Kim Jae Rim .. tadi siang kau yang menganggu tidurku , sore ini.. kau juga yang mengganggu tidurku , tidak bisakah melihatku tidur nyenyak ?” kesalku pada Jae Rim yang masih berlagak sok manis.

Jae Rim terus tersenyum sampai aku mulai melengos masuk kedalam rumah kembali , dia pun ikut masuk dan menutup pintu rumah ku.  “Michan !! Tunggu aku , jangan tinggalkan aku sendiri..”

“Pabo ! Aku tidak meninggalkan mu atau kemana-mana , ini rumah ku , bagaimana pula aku bisa pergi , huh ?” kataku sedikit sarkatis. Jae Rim terkekeh pelan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

Nafsu tidur ku sudah berkurang atau lebih tepatnya aku tidak mengantuk lagi akibat ulah gadis sipit nan tulalit ini. Tangan ku meraih remote tv dan mengganti saluran ke acara ‘Music Bank’ yang biasa nya sudah ada jam segini. Setidaknya dengan menonton ini , mood ku bisa sedikit membaik.

“Camilan nya sudah datang !” seru Jae Rim , membawa sebuah nampan besi yang berisi dua gelas es limun dan sebungkus besar keripik kentang.

Tanpa kusuruh aku juga sudah tau kalau dia akan membuat camilan ini untuk kami berdua . Bagiku , si gadis tulalit ini sudah seperti saudara kembar yang berbeda bentuk fisik. Aku dan Jae Rim punya banyak kesamaan , salah satu nya masalah idola. Pasti sudah tahu kan kalau kami sama-sama pecinta berat boyband BigBang ? Tapi tentu dengan bias yang berbeda.

“Kau pasti menyesal hari ini ,”

“Boleh aku tahu , memang apa yang harus kusesalkan ?”

Gadis ini mulai bertingkah drama queen lagi , oh god.. aku rasa sifat Seungri oppa menular padanya.

“Daesung oppa ! Daesung oppa !!” “Ck , ya ! Ada apa dengan nya ?!”

“Dia…dia…dia…” Ok , aku mulai malas meladeni Jae Rim sekarang , kutatap dia sambil memberi kode ‘katakan saja pabo !’ . “Well , Daesung oppa tersenyum padaku , dan itu sangat manis sekali..^^”

Ya ampun , cuma karena Daesung oppa yang tersenyum padanya dia langsung jadi begini , apa lagi kalau TOP oppa yang tersenyum mungkin saja Jae Rim harus diberi oksigen buatan.

“Hey , kau tidak cemburu ?”

“Cemburu ? Untuk apa ?”

“Kan Daesung oppa sudah senyum padaku , masa kau tidak cemburu sebagai fangirl nya ?” tanya Jae Rim merebut bungkus keripik kentang dari tanganku .

Aku agak malas kalau menjawab pertanyaan nya ini , tapi baiklah agar dia tidak rewel akan kujawab saja. “Untuk apa aku cemburu ? Toh , dia sering tersenyum pada semua orang. Jadi , kalau dia tersenyum padamu itu mungkin cuma salah satu sikap profesionalnya sebagai idola..hehe..”

“Oh..begitu..jadi kau mulai bersikap dewasa sekarang ?”

“Heh , apa ?”

“Iya , karena ini bukan sifat Michan yang kukenal , biasanya kau kan selalu cemburu dan iri kalau ada gadis lain yang diberikan perhatian lebih oleh ‘Smiling Angel’ mu itu…”

Aigoo..bagaimana ini , aku tidak tahu mau menjawab apa lagi . Kenapa tiba-tiba aku kehabisan kata untuk menjawab pertanyaan Jae Rim. “Hello~~”

“Ah~ sudah ! Ayo kita lanjutkan saja tontonan kita , lihat itu ada MV Monster diputar !” Aku menunjuk televisi saat sedang memutar part TOP oppa , sontak saja Jae Rim berlari kedepan televisi ku dan menyerukan nama idolanya itu.

“Beep Beep”

Eh , sms ?

From : Oppa Sipit >.<

Setelah sekian lama , aku pulang chagiyaaaa… Bagaimana kabarmu ?

Ternyata sebuah sms dari Dae oppa . Kulirik Jae Rim yang masih sibuk dengan tontonannya , karena aku rasa tidak aman jika aku bersms disini lebih baik aku kehalaman belakang saja.

To : Oppa Sipit >.<

Baik , kabarku sangat baik dan bosan.

Aku pikir Daesung oppa tidak akan pulang lagi , kenapa oppa pulang , huh ?

Hihi..aku harap oppa tidak melempar ponselnya setela membaca sms balasan ini.

From : Oppa Sipit >.<

Ya ! Kau ini ! Pacar pulang bukan disambut malah diharapkan tidak pulang (-__-)

To : Oppa Sipit >.<

Aku bercanda oppa ! Aku sebenarnya ingin menyambut oppa , tapi bagaimana aku sedang sibuk sekali hari ini ..disekolah aku mengikuti rapat organisasi..

Well , sedikit berbohong tidak apa kan ?

From : Oppa Sipit >.<

Baiklah , kalau yang itu aku mengerti. Tapi apa benar kau mengikuti rapat tadi ? Kenapa saat aku keluar dari bandara temanmu itu ada disana ?

O..oow.. tampaknya aku harus berbohong lagi , sorry Daemon oppa ..

To : Oppa Sipit >.<

Oh , Jae Rim ya ? Kalau dia memang tidak ikut organisasi disekolah , berbeda dengan ku . Apalagi kan sudah mau masuk sekolah , jadi.. aku sebagai salah satu panitia harus mengikutinya. ^^

Enam menit sudah berlalu , tapi kenapa Daesung oppa belum membalas juga ? Kemana dia ? Apa tiba-tiba meninggalkan ponselnya begitu saja ? Huh !

“Hey ! Sedang apa kau disini ?” Jantungku hampir melompat karena Jae Rim yang datang mengejutkan ku.

“Astaga Kim Jae Rim ! Kalau tidak ingat aku punya hutang sebesar 500 won kepadamu , akan kubunuh kau sekarang !” Dia terkikik geli melihat tingkahku terus memarahinya.

“Mianhae~ Habis kau serius sekali memandang ponselmu . Menunggu sms namjachingu mu ya ?” tuduh Jae Rim.

“Bukan , hanya sedang menunggu sms Yong Joo oppa.”

“Hm , Yong Joo oppa ?”

Sebelum aku menjawab Jae Rim ponselku berdering lagi , dan kali ini penelpon nya Daesung oppa .Aduh ! Gimana ini ? Jae Rim ada disini , tidak mungkin kan aku menganggkatnya , tapi.. kalau tidak kuangkat nanti Daesung oppa marah padaku lagi..

“Ponsel mu bunyi tuh !”

“Eh , Iya … Jae Rim-ah , bisa tolong lihat kan air yang sedang kurebus ? Aku takut air nya sudah masak , kalau sudah masak tolong matikan ya ..” pintaku sedikit memohon pada Jae Rim. Dia menatap ku heran , lalu beranjak pergi ke dapur meninggalkan ku sendirian. Saat nya mencari tempat sembunyi yang tepat ! Kamar Mandi !

(Klik)

“Ne , oppa ?” jawabku sedikit lirih .

Decakan pedas Daesung oppa terdengar jelas dari sana , pasti dia marah sekarang. “Lama sekali mengangkatnya ? Kau kemana ?”

“Tidak kemana-mana , aku terus disini kok..”

“Lalu ?”

“Mungkin tadi ada sedikit gangguan di ponsel ku , makanya aku tidak tahu kalau oppa menelpon ku.. Mianhae oppa..”

“Ish ! Kalau ingin berbohong , carilah alasan yang tepat nona panda !”

Kekehan ku mulai keluar , “Hehe.. aku ketahuan deh. Lagipula untuk apa oppa menelpon ? Sms kan bisa..”

“Aku tahu sekarang , pasti kau takut ketahuan oleh teman mu kan ?”

“Omo ! Da..darimana oppa tahu kalau aku sedang bersama teman ku ? Apa oppa punya kekuatan cenayang ?”

“Tidak mungkin ! Jangan terlalu banyak menonton drama , aku tadi asal menebak saja..”

“Oh..”

“Jadi , bagaimana ?”

“Apa ?” Alisku sedikit terangkat begitu oppa menanyakan hal yang aku sendiri tidak tahu dengan jelas apa itu .

Liburan mu bagaimana ? Ada yang menarik ?”

Hhh.. untuk apa menanyakan masalah liburan sih ? Aku jadi mau nangis T^T..

“Michan~~ Kau masih disana ?”

“Masih oppa . Tidak ada yang menarik di liburan ku, aku tidak kemana-mana , cuma dirumah melakukan rutinitas yang biasa. Oppa tau kan rutinitas ku itu ?”

“Iya , aku tau . Bermain internet seharian , lalu kembali ke kamar tidur untuk tidur sepanjang hari..”

“Itu oppa sudah tahu , untuk apa lagi menanyakan tentang liburan ku ?”

“Karena , itulah rencana nya ..”

“Huh ?”

“Buat rencana liburan mu untuk satu hari , dan akan ku wujudkan pada saat aku senggang. Hari Sabtu ! Kalau sudah sms aku , bye chagiya..”

(Klik)

Komunikasi kami pun terputus tiba-tiba.

-To Be Continued-

Advertisements

7 thoughts on “Our Holiday -Make the Plan-

  1. sweetchilice says:

    Yaaah…to be continue….
    Eh, aloooha…hehehe
    I guess I have’nt introduce my self, have I? hehe
    Maap ya main nyelonong aja, Saya Megan…reader di mana-mana
    Salam kenal…hehehe
    Ceritanya so sweet, ckckck, jadi sirik nih sama Michan…
    Daebak!!!

    Like

  2. chanyb says:

    Wkekeke. . . Mi chan tdur ato hibernasi #dilemparbatako cuit cuit. . . Bg dae mw ngajak kmana it? ingat ya bg jgn mcam2 sm michan gk bleh msh d’bwah umur, unyu2 mski otakny rada t’cemar. Mnding sm saia ja bg #smirk #kabur

    Like

    • KimsKimi (@tikkixoxo_96) says:

      aiigo.. don’t touch uri Dae .. Dae cuma punya hyomin ! #eh #adaapaini

      michan bukan hibernasi onnie , tapi mau mengarah ke pingsan itu #plak , otaknya michan bukan tercemar onnie but terkontaminasi #apabedanya #ngek

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s