Congrats Baby

BEAUTIFUL-NIGHT-MAMA2015

Cast : Ofc As Usual (Daesung + Mi Chan)

Adding Cast : Donghyuk iKon, Kim Jae Rim, Seungri BIGBANG

~Congrats Baby~

 

 

“Tapi kau kan sudah janji.”

Hening. Demi apapun yang ada di dunia ini, aku heran saja kepada gadis panda satu ini. Apa sih maunya? Bukannya semua keinginan dia telah kuturuti saat aku baru pulang Fukuoka kemarin, lalu kenapa untuk menuruti permintaan sederhana ku ini rasanya sulit sekali. Aku kan hanya minta dia untuk menonton acara MAMA, karena aku tak ingin dia ketinggalan berita tentang kekasihnya yang tampan ini saat berjalan di red carpet. Dan sekarang ia katakan tidak bisa? Jaman sudah makin canggih kenapa dia tidak bisa, jika itu saat tahun 2012 aku masih memakluminya tapi ini..

“Hm..jadwal ku padat sekali hari ini oppa. Belum lagi aku ada kelas, jadi mianhae..”

“Tidak adil.”

“Eh, mwoya?” dia berseru nyaring lewat telepon. Ugh, benar-benar menjengkelkan kau Shin Mi Chan membuatku ingin menjewer mu dari Hongkong.

“Jangan pura-pura lupa ya nona panda. Acara MAMA tahun kemarin kau bisa nonton kan? Padahal disitu tidak ada BIGBANG, hanya Jiyong hyung dan Taeyang hyung yang tampil disana. Nah, kenapa sekarang malah mengatakan tidak bisa? Padahal pacarmu yang super tampan dan seksi ini akan memberikan penampilan terbaiknya disana. Mau mengelak lagi?”

Aku sadar bahwa aku terlalu heboh dalam mengingatkan dia tentang ini, tapi aku kan hanya ingin dia tahu penampilan fantastis grup idola kesayangannya.

“Habis, kemarin ada Winner oppa tampil. Lalu ada B.I dan Bobby oppa.”

“Karena mereka?” Ups, aku rasa suara ku terlalu keras. Di ruang make up ini juga tidak ada siapapun, hah sudahlah ini kesempatannya aku marah dengan bebas pada Mi Chan karena dia tidak bisa menunjukan puppy eyes sekarang ini.

“Malam ini grup idola mu yang akan tampil Shin Mi Chan, dan kuberi tahu saja ya ka-”

“Ottokhe Channie-yaa?!”

Terdengar panggilan seorang wanita, mungkin Mi Chan sedang bicara dengan temannya. Aku penasaran apa yang mereka bicarakan, tentang pelajaran kah? Tapi aku tidak mendengar hal menyangkut pelajaran disinggung.

“…popcorn..”

“…ikon?..”

“…eh? hahaha…kyaa dubu oppa..!”

Untuk perkataan terakhir sepertinya aku bisa menduga kalau Mi Chan yang berbicara, Dubu oppa? Meskipun Onew sahabatku..tetap saja rasanya tersaingi. Hm.. apa dia akan menonton MAMA malam ini?

“..pulang..”

“..hihi..dongie..”

Dongie? Donghyuk kah yang mereka bicarakan? Aah!! Aku ingin tahu pembicaraan dua gadis itu!

“…oke, kajja..”

Tut..Tut..Tut..

Eh? K..kenapa terputus?

Sambil melihat layar ponsel ku, telepon kami sudah terputus. Aish, bocah itu! Awas saja ya, aku tidak akan menelpon dan mengirim sms lagi ! Aksi ngambek akan kumulai sekarang, seenaknya saja dia memutuskan panggilan ku. Padahal aku belum selesai bicara, dan aku juga penasaran dengan pembicaraannya dengan temannya itu. Dasar gadis panda, kau benar-benar menjengkelkan.

“Shin Mi Chan, kau membuatku gila !!”

____

-MAMA Awards 2015-

Selesai juga penampilan kami, benar-benar cukup melelahkan tapi aku puas sekali. Karena ini akan jadi penampilan terakhir kami di MAMA Awards dalam jangka waktu yang lama. Sedih sih, tapi melihat antusiasme fans begitu besar membuat semangat kami untuk tampil semakin besar. Aku juga yakin tidak hanya fans di sini saja yang membuat kami bersemangat melainkan seluruh fans kami yang ada di semua penjuru dunia juga membuat kami harus memberi penampilan terbaik meski ini adalah penampilan terakhir. Bicara fans, aku jadi ingat dia.

Drrt..Drrt..Drrt..

~Mi Chan Calling~

Heol~ apa tulisan di layar ponsel ku tidak berbohong? Ponsel ku belum rusak kan?

Drrt..Drrt..Drrt..

~Mi Chan Calling~

Klik

“Oppaaaaaaaaaaaa!!!!”

Tanpa aba-aba aku segera menyingkirkan ponsel dari telinga ku, “Hyung, aku ke kamar kecil sebentar.” Ucapku pada Jiyong hyung.

Situasi disana tidak memungkinkan untuk menjawab telepon Mi Chan, aku juga takut jika ada reporter yang mendengar. Panggilan kami masih terhubung, “Hey..”

“Daesung Oppa!”

“Hm, waeyo?”

Rasakan pembalasan ku Shin Mi Chan.

Mi Chan berdecak, “Dasar kejam, aku kan sudah berusaha menelpon Daesung oppa dari Korea. Masa, oppa tidak senang begitu aku menelpon. Jarang sekali aku mau menelpon oppa jika sedang diluar negeri. Harusnya oppa merasa beruntung, pacar oppa yang cantik ini mau menelpon oppa bukan malah sebaliknya. Ish, aku tidak suka oppa diamkan begitu.”

Aku hanya terdiam mendengar ocehan panjang Mi Chan. Harusnya aku yang bilang begitu pada Mi Chan. Kenapa sekarang dia malah mengomeli ku balik, jelas-jelas dia juga berbuat hal yang sama padaku. Aku rasa ini tidak adil untuk ku.

Oppa! Ish, kenapa oppa mendiamkan ku lagi? Oppa menyebalkan sekali!”

Mianhae.. Oppa hanya sedang memikirkan sesuatu.”

Lagi-lagi aku mengalah, ya itulah takdirku.

“Huh, baiklah. Aku maafkan oppa. Ah, Daesung oppa..”

“Hm, ada apa?”

Terdengar suara tawa Mi Chan, “Chukaaeee Oppa!! Penampilan oppa keren sekali! Omo ! Bagaimana ini, aku bahkan tidak bisa mengedipkan mata saat melihat Daesung oppa dan yang lainya tampil. Aigoo.. bahkan dari sekian banyak pria tampan, kenapa aku merasa Daesung oppa paling keren dan tampan hihih.. Ah, untuk Seungri oppa aku juga ingin bilang penampilannya benar-benar membuatku terkejut. Aku tidak menyangka Seungri oppa sampai duduk diatas Sehun EXO, Jae Rim histeris saat melihat itu.”

Shin Mi Chan, tahukah kau.. Oppa rasa kau cocok mendaftar di acara “Unpretty Rapstar”. Aku tak bisa menahan tawa ku, jujur saja.. aku bahagia sekali.

“..Oppa, aku tidak sedang berbicara dengan telepon hantu kan? Cuma tawa Daesung oppa yang bisa kudengar. Ini mengerikan.”

“Ahahahahaha..hahaha..Mianhae Mi Chan-yaa.

“Ne, aku juga minta maaf. Omelan ku barusan juga sebenarnya murni candaan. Ya, ingin membuat emosi Daesung oppa campur aduk saja.”

“Dasar kau ini. Aku hampir saja ingin menjalan aksi ngambek, saat kau memutuskan telepon ku. Jadi, kau sudah menonton MAMA.. aku senang sekali. Tentu saja penampilan kami tidak membuatmu kecewa ini semua kami lakukan demi fans kami tersayang.”

“Tapi, Daesung oppa. Ini agak menyedihkan juga.”

“Kenapa?”

Helaan nafas Mi Chan bisa terdengar, aku tahu pasti dia sedih sekali dengan hal ini. “..I..Ini kan penampilan terakhir oppa dan yang lain. Tahun ini terasa begitu cepat terlewati ya.. aku ingin pinjam kantung Doraemon saja.”

Aku tersenyum simpul mendengar ucapan Mi Chan, “Mau pinjam kantung Doraemon atau tidak, semua ini tetap akan terjadi. Bersabar lah untuk melihat kami tampil bersama lagi, bisa kan? Bukan cuma kalian yang akan merindukan penampilan BIGBANG bersama dalam satu panggung, kami juga akan merindukannya. Jangan sedih lag-”

“Oppa..Hyojin eonnie sudah masuk panggung..”

Hyojin noona? Omo! Aku harus segera pergi, nominasi ‘Song of The Year’ sudah dimulai kalau aku tidak disana Jiyong hyung bisa marah. Sebelum menutup telepon, kusempatkan sedikit lagi bicara dengan Mi Chan.

“Mi Chan-ah, fighting!”

“Eh?”

“Mari sama-sama melewati akhir tahun dengan kesenangan.”

Gadis panda ini tertawa pelan, “Ne, oppa fighting! Ah, aku yakin BIGBANG menang semua award!”

Klik

Tanpa henti aku berlari menuju tempat duduk kami, semua member BIGBANG dan artis-artis lain melihatku dengan tatapan heran. “Annyeong,” sapaku pada mereka semua lalu mengambil tempat duduk. Baru lima menit, BIGBANG kembali naik kepanggung untuk menerima penghargaan. Malam ini melelahkan sekali, tapi semua itu terbayarkan dengan penghargaan yang kami terima.

_____

-Midnight After MAMA Awards-

Sunbaenim, bisa kita bicara sebentar? Ada yang ingin kutanyakan.”

Oh. Tidak biasanya Donghyuk mau bicara dengan, ada apa ini?

Segera aku mengajak Donghyuk ke cafe hotel tempat kami menginap. Daritadi dia hanya diam dan belum bicara sepatah kata pun. Sampai akhirnya minuman kami datang pun dia belum mau buka mulut, sebenarnya apa yang anak ini mau bicarakan? Aku penasaran.

Drrt..Drrt..Drrt..

“Mi Chan Calling”

Mi Chan menelpon lagi, apa harus kujawab disini juga? Donghyuk bisa curiga kalau aku menjawab, tapi Mi Chan juga akan marah kalau aku tidak menjawab. Aah! Ottokhe!

Sunbaenim, itu Mi Chan noona kan?”

Hening.

“Eh?”

Sunbaenim dan noona punya hubungan?”

Darimana dia bisa berpikiran seperti itu, selama ini juga aku dan Mi Chan menjaga rahasia kami rapat-rapat. Tidak mungkin Mi Chan memberi tahunya, meskipun anak itu ceroboh dia tidak mudah memberi tahu rahasianya pada orang lain. Jae Rim–sahabat Mi Chan saja tidak pernah tahu akan hal ini. Lalu kenapa Donghyuk–adik kelas Mi Chan tahu hal ini.

Aku tertawa untuk mencairkan suasana, “Mi Chan? Noona kenalanmu itu?”

Ne, sunbaenim. Mi Chan noona.

“Ah, tidak mungkin. Aku dan dia juga baru kenal, hubungan kami belum terlalu jauh masih sebagai fans-idola saja.”

Donghyuk menyipitkan matanya, “Mianhae sunbaenim, lalu yang kudengar di ruang make up itu apa suatu kebetulan? Rasanya seperti sunbaenim dan Mi Chan noona sudah mengenal lama sekali.”

Aku bingung. Mustahil aku jujur pada Donghyuk, bisa-bisa rahasia kami akan cepat terbongkar. Kenapa dia ini ingin tahu sekali, dia suka Mi Chan? Resiko hubungan ku terlalu besar rupanya.

Dari kejauhan kulihat Seungri datang mendekat, cepat selamatkan aku dari sini Lee Seungri!

“..Hyung, Mi Chan menelponku barusan..dia bilang hyung tidak menjawab teleponnya. Memang ada apa hyung, panggilan pacarmu tidak dijawab.”

Tamat riwayatku sudah. Kau benar-benar malaikat mautku Lee Seungri !!

===========================

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s