A Wish

awish

 

Cast :  Shin Mi Chan + Kim Dong Hyuk IKON

Adding Cast : Daesung BIGBANG, Shin Yong Joo

~A Wish~

“Ini sederhana kok, jadi noona bisa penuhi kan?”

=====

 

 

 

(3rd January, 00.35 kst)

 

Dasar anak aneh, apa sih maunya tiba-tiba mengajak ku keluar tengah malam begini. Cuaca dingin kota Seoul seakan membekukan seluruh panca indra ku. Meninggalkan selimut pemanas dan netflix adalah ide terburuk. Aku membuka handphone ku, berniat membatalkan ajakan Donghyuk. Tapi sebuah pemberitahuan muncul dilayar utama handphone ku..

Ya ampun !!

Hari ini..

“Dongie Birthday !!”

Omo ! Bagaimana aku bisa melupakannya, ini hari lahir Kim Donghyuk. Pantas saja dia bertingkah aneh sekali di telepon. Ku ambil jaket dari gantungan, lalu bergegas menuju minimarket sebelah rumah. Ini adalah hari istimewa, tidak boleh melewatkan sebuah kue ulang tahun dan juga hadiah. Selain tidak ada lagi toko kue yang buka tengah malam aku juga bisa memilih beberapa makanan untuk merayakan ulang tahun anak itu.

Annyeonghaseyo..” pegawai minimarket berwajah datar itu menyapa ku.

Mari kita lihat apa yang bisa kita temukan disini…eum, tidak ada. Instant cup ramyeon, potato chips, pocky, banana milk, yogurt, ..aku ingin merayakan ulang tahun seseorang dan aku tidak dapat menemukan satupun sesuatu yang berguna untuk merayakannya. Baiklah, mungkin dua potato chips dan bir. Donghyuk juga sudah dewasa kan? Aku rasa tak apa memberikan dia satu bir, anggap saja ini proses pendewasaan diri seorang Kim Donghyuk.

“Semuanya 12000 won,”

Oke, hanya 12000 won. Aku merogoh saku jaket ku, rasanya kosong dan cuma ada handphone. Sial.

Chogiyo, aku ingin membatalkan semua belajaanku ini.” Aku bingung ingin mengatakan ini sebagai suatu keberuntungan, tapi ada 6000 won di saku celana ku. Mataku menangkap, permen chupa chups dan jellybeans, mianhae Donghyuk-ah noona harap kau senang dengan hadiah kecil ini.

‘Donghyuk Calling’

“Ah, ne Donghyuk-ah.”

“……”

“Aku sedang dalam bis, ada apa tengah malam begini?”

“……”

Aku tertawa kecil, “Kau ini mengganggu saja, noona sibuk sekali saat ini.”

“……”

“Hm, ne Dongie-ah. Noona ini kan fans nomor satu mu, ah.. noona sudah sampai. Tunggu disitu sebentar, jangan sampai kedinginan.”

Padahal ini ulang tahunnya, aku benar-benar sunbae yang buruk. Menghadiahkan Donghyuk dengan permen, dia bukan anak umur lima tahun lagi Shin Mi Chan.

Brrr…

Udara sungai Han dingin sekali, anak ini memang sengaja ingin merepotkan ku di hari ulang tahunnya. Awas kau Kim Donghyuk!

Bukan suatu kesulitan untuk menemukan Kim Donghyuk di tengah malam begini, aku dan dia sudah biasa berjalan-jalan malam di sekitar sungi Han sekedar menyegarkan pikiran, dan kami punya tempat biasa untuk sekedar duduk menikmati sungai Han di malam hari. Dia pasti sedang disana menunggu ku, setidaknya dia menyiapkan secangkir kopi panas untuk noona fansnya ini.

Noona!” sapa Donghyuk memperlihatkan senyum manis khasnya. Aigoo, pantas saja dia punya noona fans terbanyak setelah Junhoe.

Aku membalas senyum Donghyuk singkat sebelum merebut cangkir kopi dipegangannya. “Sudah lama?”

Aniyo noona, saat aku menelpon mu aku juga baru berangkat dari dorm.”

Aigoo, kau ini. Kalau leader atau manager mu tahu kau bisa tidak diizinkan keluar dari dorm lagi, Donghyuk-ah.”

Donghyuk tertawa, “Tenang saja noona, Hanbin hyung sudah tahu aku akan keluar dengan noona. Dia juga tidak khawatir karena noona bersama ku.”

“Anak kecil ini. Menggunakan nama Shin Mi Chan noona yang berharga sebagai jaminan, sudah merasa besar ya ?”

Tanganku meraup isi saku jaket, lalu menyembunyikan kedua tangan dibelakang. Sekedar sulap kecil, ya aku pernah mempelajarinya sedikit saat sekolah menengah dan itu juga pernah berhasil membuat Donghyuk tertawa senang ketika masuk ke klub sastra Jepang kami. Donghyuk terlihat bingung, menyeruput kopi sedikit kemudian menggaruk rambut kecoklatan itu. Kenapa hoobae ku ini bisa terlihat imut sekali sekarang padahal dulu disekolah dia tidak seperti ini.

Noona sedang apa?”

“Ah, aku punya kejutan untuk mu.”

Dia hanya diam sambil duduk memandangku dengan serius, aku memulai sedikit trik menyembunyikan kedua hadiah ‘kecil’ Donghyuk dibalik lengan jaket hoodie ku mengayunkan ke depan lalu mengalungkan kedua tanganku di leher Donghyuk. Aku mencoba menariknya perlahan dan..

“Ta..da..!”

Senyum manis Donghyuk menghilang, dia hanya menatap ku kosong. “Donghyuk-ah, gwenchana?”

Masih terdiam. Apa aku melakukan kesalahan? Atau hal aneh? Bukannya dulu sewaktu sekolah menengah aku pernah menunjukkan dia sulap ku ini? Heol~

“Dongie-ah, Ya, Kim Donghyuk!”

Ye, noona.”

Gwenchana? Kau sakit?”

Aniya,

Anak ini bersikap aneh sekali hari ini. Dia seperti orang linglung dan tidak tahu harus berbuat apa selanjutnya. Tiba-tiba pipi Donghyuk memerah, suhu udara Sungai Han yang dingin pasti penyebab Donghyuk jadi aneh. Mungkin kami harus cari tempat lain merayakan ulang tahunnya, akan kubawa saja dia ke kedai udon dekat sini.

_______

“Minum lah.”

N..noona,”

Wae? Hari ini kau harus mentraktir ku, jadi minuman ini kau juga yang bayar.”

“Apa aku boleh?”

Glek. Imutnya.

Sungguh sial sekali aku tidak punya adik lelaki. Eomma, Appa, Yong Joo oppa, bisakah kita mengadopsi Donghyuk sebagai adik kecilku?

Telapak tangan Donghyuk melambai di depan wajahku. “Ya, tentu saja kau boleh meminumnya. Sudah dewasa kan? Sudah 20? Lagipula semua ini kau yang bayar jadi aku juga tidak bisa melarangmu.” Aku tersenyum sok imut agar dia tertawa.

Donghyuk mulai meneguk gelas soju pertamanya, wajahnya berubah masam ditambah bibirnya yang ikut mengerucut. Aigoo~ lucu sekali kau, Dongie-ah. Aku mengambil kesempatan mencubit pipi Donghyuk, dia hanya mengaduh kesakitan dengan imutnya.

Hhaah~

Aku tidak tahan dengan keimutan seorang Kim Donghyuk.

Noona, apa hadiah noona cuma ini? Donghyukie~ boleh meminta hal lain tidak?”

Tamatlah aku. Dia sudah mabuk, selamat Kim Donghyuk kau mengalami reaksi mabuk pertama mu. Tapi..aku harus bilang apa pada Hanbin-ssi? Aish! Kenapa aku bisa bodoh sekali, dia tidak bisa pulang dengan keadaan begini. Haruskah aku berbohong pada Hanbin-ssi? Kurasa jika diperlukan aku akan menelpon dan sedikit berbohong tentang keadaan Donghyuk.

BRUK

Donghyuk terjatuh, beberapa pria membantuku mengangkat Donghyuk masuk kedalam taksi yang sudah kupesan. Dia terpaksa tidur dirumah ku malam ini. Aku ambil handphone Donghyuk disaku celananya, semoga Hanbin-ssi masih terbangun.

Yeobseyo?

“….”

“Hanbin-ssi?

“….”

“Ah, Bobby-ssi.

“….”

Eto..eum, Donghyuk tidak bisa kembali ke dorm sepertinya.”

“….”

“Ah… bukan masalah besar. Hanya saja dia terlihat kecapekan jadi aku pikir sebaiknya dia tidur dirumahku saja malam ini.”

“….”

Gwenchana, aku tidak mau merepotkan kalian. Lagipula direpotkan oleh hoobae ku sudah biasa untukku.”

“….”

Ne, Bobby-ssi. Jangan khawatir, kurasa dia perlu istirahat.”

“….”

Gamsahamnida, Bobby-ssi. Akan kupastikan dia kembali ke dorm besok pagi.”

“….”

Annyeong.

Klik.

 Satu masalah pun selesai, tinggal menggotong Donghyuk masuk kedalam rumah jadi masalah kedua. Aku belum berpengalaman dalam menggotong badan orang lain, saat pelajaran olah raga aku sering kabur karena tidak suka akhirnya aku ketinggalan mata pelajaran PMR. Bagaimana aku harus menggotongnya?

Tidak terasa sekali perjalanan kami. Rumahku sudah didepan mata, aku menarik Donghyuk keluar dari dalam taksi kemudian menggotongnya asal dan jatuh.

“Aww..”  Donghyuk meringis.

Klek.

“Channie-yaa. Sedang apa kau disitu?”

“Yong Joo oppa!”

Syukurlah Yong Joo oppa ada dirumah, aku terbantu.

Nuguya?

“Donghyuk. Ayo bantu aku mengangkat dia oppa!”

Yong Joo oppa segera menghampiri kami, dia mulai memapah Donghyuk dan membawanya ke dalam rumah. Donghyuk bisa tidur kekamar tamu karena kamar itu juga jarang dipakai, setelah membaringkan Donghyuk ditempat tidur Yong Joo oppa berniat kembali ke ruang tv. Sementara aku sibuk menyiapkan segala sesuatu di kamar tamu.

PING

From : Oppa Sipit >.<

Aku bosan. Tidak bisa tidur karena memikirkan mu.

Tanpa sadar aku tersenyum, Daesung oppa daebak! Bisa membuat ku senyum begitu menerima sms masuknya dalam hitungan detik.

To: Oppa Sipit >.<

Nado~ tapi aku punya kerjaan merepotkan saat ini.

From : Oppa Sipit >.<

Apa itu? Bisa oppa membantu mu chagiya~?

To : Oppa Sipit >.<

Hoobae ku datang berkunjung dan dia dalam keadaan mabuk total. Ah~ ottokhe?!

From : Oppa Sipit >.<

Biarkan dia istirahat.

To : Oppa Sipit >.<

Jangan bantu lagi. Jalja.

From : Oppa Sipit >.<

Chagiya~ poppoe!

Dasar Daesung oppa, aku sampai lupa menghidupkan steamer di kamar Donghyuk. Nanti saja kubalas sms Daesung oppa barusan, uri Donghyukie butuh bantuan noona sekarang.

Dia tidur seperti bayi. Aku bertaruh sekarang adalah tidur ternyenyak yang dia miliki. Kegiatan debut ini benar-benar membuat Donghyuk terlalu lelah dan aku juga tahu dia adalah tipe pekerja keras tapi kadang tidak sesuai dengan kondisi tubuhnya. Kasihan sekali hoobae ku ini, selamat datang di dunia entertain Dongie-ah. Semoga diumur mu kau bisa semakin kuat dan-

Noona~

Ne?”

Donghyuk tersenyum manis, dia bangkit dari tidurnya “Obrolan kita belum selesai tadi noona.”

Aish! Besok saja kita lanjut Donghyuk-ah. Tidurlah sekarang, lihat sudah setengah botol soju kau habiskan lebih baik tidur saja.”

Kepala Donghyuk menggeleng pelan, “Satu permintaan saja noona. Dengarkan Donghyukie baik-baik.”

Aigoo~ kau ini.”

Je..bal..Channie noona.”

Dia sudah di alam bawah sadarnya. Begitu mabuk, tapi yah..mendengarkan orang mabuk juga tidak salah kan.

“Ok, katakan lah.”

“Mi Chan noona, aku Donghyukie..aku..sangat..sangat suka hari ini. Donghyukie menikmatinya dengan baik kan noona? Lalu aku hanya ingin Mi Chan noona tahu satu hal tentang..”

Dia menggapai tanganku lalu menempelkan di dadanya. “Saranghae..Mi Chan noona. Jeongmal, jeongmal…jjjeongmaall!!

Ternyata efek setengah botol soju sangat fatal bagi anak sepolos Donghyuk. Ucapannya ngawur dan makin bertingkah aneh saja dia ini.

Ne, Donghyuk-ah. Noona sudah dengar semuanya, jadi bagaimana kalau kau tidur sekarang?”

Aku merapatkan selimut Donghyuk, membaringkan kepalanya agar mendapat posisi nyaman saat tidur. “Noona! Satu lagi, Donghyukie punya satu permintaan lagi.”

Ne, apa itu?”

Tanpa memikirkan hal aneh apapun yang terjadi aku hanya mendekatkan kepalaku, “Noona saranghh-

Chu~

Dan Kim Donghyuk kembali tidur nyenyak dihari ulang tahunnya setelah mendapat keinginannya.

========================

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s